Kamis, 13 Oktober 2016

Routing pada debian

Berikut adalah cara routing pada debian 
Pertama pastikan sudah login sebagai "root". Jika sudah kita lakukan konfigurasi.

Masukan IP address untuk masing-masing interfaces

Edit file Interfaces dengan menggunakan perintah berikut :

# nano /etc/network/interfaces

Kemudian edit dan masukan IP address pada setiap interfaces sesuai dengan topologi.


auto eth0
iface eth0 inet static
          address 192.168.1.1
          netmask 255.255.255.0
          network 192.168.1.0
          broadcast 192.168.1.255
          gateway 192.168.1.1
auto eth1
iface eth1 inet dhcp
          address 192.168.20.1
          netmask 255.255.255.240
          network 192.168.20.0
          broadcast 192.168.20.255


Jika sudah selesai diedit, save (Ctrl+O), Exit, (Ctrl+X)

Kemudian tambahkan nameserver pada file resolv.conf

# nano /etc/resolv.conf
tambahkan saja tanpa mengubah isinya

nameserver 8.8.8.8


Setelah itu, lanjutkan dengan konfigurasi berikut.

# nano /etc/rc.local


iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADE  

exit0
# nano /etc/sysctl.conf


net.ipv4.ip_forward=1
Hilangkan tanda pagar pada baris seperti diatas, karena secara default sudah diberi pagar. Kemudian restart PC router. Perintah yang bisa digunakan adalah "reboot" atau juga "init 6". 


Jika sudah, pada PC router lakukan pengetesan koneksi menggunakan perintah ping pada cmd.


Lakukan ping ke IP 192.168.1.1

Lakukan ping ke IP 8.8.8.8
Lakukan ping ke google.com (atau yang lainnya).



Pastikan semua reply, dalam artian koneksi sudah sukses. Jika gagal ping ke IP 192.168.1.1, coba periksa kembali IP address yang di setting tadi. Pastikan juga PC router sudah terkoneksi dengan baik secara fisik. Bisa gunakan perintah "mii-tool", untuk melihat status link. Jika gagal ping ke google.com, pastikan gateway sudah benar dan nameserver sudah tertulis dengan benar.

Setelah PC router berhasil terkoneksi ke internet dengan baik, baru kita sambungkan ke PC client. Pada komputer client setting ip address sebagai berikut:


IP address 192.168.20.2 (range 1-14)

Netmask 255.255.255.240
Gateway 192.168.20.1
DNS 8.8.8.8



Kurang lebih seperti itu untuk setting IP address pada komputer client. Kemudian lakukan ping untuk mengetes koneksi.


Lakukan ping ke 192.168.20.1

Lakukan ping ke 192.168.1.1
Lakukan ping ke google.com




Pastikan semua mendapat pesan reply yang berarti terdapat koneksi, dan itu berarti PC router sudah berhasil terkonfigurasi. Jika gagal melakukan ping ke IP 192.168.1.1, ada kemungkinan kesalahan saat konfigurasi di PC routernya. Pastikan file rc.local, sysctl.conf, serta IP address di PC router sudah benar semua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar